PERBANDINGAN TIGA PENDEKATAN GEOSTATISTIK UNTUK MEMODELKAN KETIDAKPASTIAN DALAM ESTIMASI SUMBERDAYA TIMAH DAN MINERAL IKUTAN TIMAH PADA ENDAPAN ALUVIAL

Raymond Kosher Sianturi, Mohamad Nur Heriawan, Syafrizal Syafrizal, Cahyo Okta Ardian, Satyogroho Dian Amertho, Ichwan Azwardi Lubis

Abstract


Blok C merupakan salah satu blok endapan aluvial di Pulau Bangka yang memiliki prospek timah dan mineral ikutan timah seperti ilmenite, rutile, anatase, zircon, dan monazite. Endapan aluvial umumnya memiliki variabilitas yang tinggi sehingga faktor ketidakpastian akan sumberdaya timah dan mineral ikutan timah juga tinggi. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan antara 3 (tiga) pendekatan geostatistik untuk memodelkan ketidakpastian sumberdaya dengan studi kasus pada endapan aluvial di Blok C di Pulau Bangka. Untuk mengetahui variabilitas global di daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Global Estimation Variance (GEV), sedangkan untuk mengetahui variabilitas lokal dilakukan menggunakan Sequential Gaussian Simulation (SGS) dan Discrete Gaussian Model (DGM). Hasil dari metode GEV dibandingkan dengan metode SGS dan hasil dari metode SGS juga akan dibandingkan dengan metode DGM. Dari hasil perbandingan GEV dan SGS menunjukkan bahwa hasil GEV cenderung less confidence jika dibandingkan dengan hasil SGS. Less confidence pada hasil GEV disebabkan oleh efek proporsional di daerah penelitian. Hasil perbandingan SGS dan DGM menunjukkan pola yang hampir sama untuk Sn (timah) dan ilmenite+rutile+anatase serta pola yang cukup berbeda untuk zircon. Perbedaan ini disebabkan oleh pemusatan data yang merupakan bagian dari metode DGM. Selain itu, mayoritas nilai minimum hasil DGM lebih besar daripada nilai minimum hasil SGS dan nilai maksimum hasil DGM lebih kecil daripada nilai maksimum hasil SGS. Hal ini disebabkan oleh change of support coefficient (r) yang mempengaruhi fungsi dari transformasi

Keywords


geostatistik, timah, mineral ikutan timah, ketidakpastian sumberdaya, endapan aluvial.

Full Text:

PDF

References


Armstrong, M. (1998): Basic Linear Geostatistic. Berlin: Springer.

Bertoli, O., Paul, A., Casley, Z., and Dunn, D. (2013): Geostatistical drillhole spacing analysis for coal resource classification in the Bowen Basin, Queensland. International Journal of Coal Geology, 112, 107-113.

Cornah, A., Vann, J., and Driver, I. (2013): Comparison of three geostatistical approaches to quantify the impact of drill spacing in resource confidence for a coal seam (with a case example from Moranbah North, Queensland, Australia). International Journal of Coal Geology, 112, 114-124.

Deraisme, J., Rivoirard, J., and Carrasco, P. (2008): Multivariate Uniform Conditioning and Block Simulations with Discrete Gaussian Model: Application to Chuquicamata Deposit. VIII International Geostatistics Congress, GEOSTATS 2008, Santiago, Chile.

Dixon, C. J. (1979): The Tin Deposits of the Kinta Valley – Malaysia. Atlas of Economic Mineral Deposits, 22-23.

Emery, X. (2009): Change-of-support models and computer programs for direct block-support simulation. Computer & Geosciences, 35, 2047-2056.

Evans, A. M. (1993): Ore Geology and Industrial Minerals An Introduction. Third Edition. Blackwell Publishing.

Geovariances. (2016): Drill Hole Spacing Analysis. diperoleh melalui situs internet: https://www.geovariances.com/wp-content/uploads/2016/07/geovarianceswhitepaper-dhsa.pdf. diakses pada tanggal 06 November 2019

Heriawan, M. N., and Koike, K. (2008): Uncertainty assesment of coal tonnage by spatial modeling of seam distribution and coal quality. International Journal of Coal Geology, 76, 217-226.

Heriawan, M. N., Pillayati, Widodo, L. E., and Widayat, A. H. (2020): Drill hole spacing optimization of non-stationary data for seam thickness and total sulfur: A case study of coal deposits at Balikpapan Formation, Kutai Basin, East Kalimantan. International Journal of Coal Geology, 223 (2020) 103466.

Madenoglu, S., Atalay, F., and Erpul, G (2020): Uncertainty assesment of soil erodibility by direct sequential Gaussian simulation (DSIM) in semiarid land uses. Soil & Tillage Research, 204 (2020) 104731.

Manchuk, J. G., Leuangthong, O., and Deutsch, C. V. (2009): The Proportional Effect. Math Geosci (2009), 41, 799-816.

Ng, S. W. P., Whitehouse, M. J., Roselee, M. H., Teschner, C., Murtadha, S., Oliver, G. J. H., Ghani, A. A., and Chang, S. C. (2017): Late Triassic granites from Bangka, Indonesia: A continuation of the Main Range granite province of the South-East Asian Tin Belt. Journal of Asian Earth Sciences, 138 (2017), 548-561.

Paithankar, A., and Chatterjee, S. (2017): Grade and Tonnage Uncertainty Analysis of an African Copper Deposit Using Multiple-Point Geostatistics and Sequential Gaussian Simulation. Natural Resources Research.




DOI: https://doi.org/10.36986/impj.v2i2.34
Abstract views : 464 | views : 439

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.